Minggu, 14 Desember 2014

6 Juli 2014, 2.53 AM.

Gemuruh guntur bersautan berkolaborasi dengan sang kilat, menggambarkan hujan yang belum lelah menari. Hujan kali ini tidak lekas pergi, tidak seperti apa yang selalu kau ramalkan. Hujan kali ini berlangsung lama, lebih lama dari hubungan kita. Hujan kali ini tak mudah menyerah, tak seperti aku. Dan hujan masih menemaniku, bahkan saat kau sudah tidak. Taukah langit akan yang kurasa? Seakan menjadi latar dari pentas yang sedang kujalani. Butiran-butiran hujan, sebanyak itukah kerinduanmu padaku? Sedingin udara yang menyapu kulit, segelisah petir dan guntur, segelap langit luas tanpa cahaya bintang, sekosong jalan tanpa lalu lalang, cakrawala sedang melukiskan perasaanku dengan caranya. Aku merindukanmu, merindu dalam diam. Ku mencinta dalam benci. Dan mengharap untuk kecewa. Kerinduan terbesar, aku merindukan yang selalu bertemu.. Yang memberi banyak untuk dikenang, namun sedikit jauh untuk digapai. Abu-abu mu dan hitam ku, akankah sang merah jambu jadinya?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar