Senin, 25 November 2013

DISKRIMINASI

Hi blogger..
Kali ini saya ingin membahas sedikit tentang kehidupan nyata yang ternyata tak seindah kelihatannya ;(
Terdengar agak cheesy ala-ala ftv di sctv yaa?? Maaf :(
Baiklah,kembali ke topik! (Tidak,topik saya tidak bundar kok -_-v) yaaa!!! Jadi sekarang tuh lagi dapet tugas tentang 'DISKRIMINASI' dan karena itu jadi sadar,ternyata pendiskriminasian itu sering loh terjadi disekitar kita tanpa kita sadari~ atau bahkan nih yaa justru kamu sendiri yang menjadi korbannya.. Berikut ini adalah beberapa foto hasil jepretan saya sendiri yang saya golongkan kedalam pengertian diskriminasi versi saya sendiri hehehe..
Ohiyaa.. Ada beberapa foto yang justru sudah ada lama di gallery handphone saya jauh sebelum tugas ini diberikan loh!!
Penasaran dan pengen tau banget dong pastinya hasil jepretan ananda si anak cantik.. Yuk langsung ajadeyy kita checkkiee checkkiieedoowwtt ;)

(Jangan begini yaa.. Masa makan temannya gak dibagi :( sampe ngeliatin gitu si cewe berbaju putih polos)


(Lihat deh si baju merah gak ditemenin gitu masa..)


(Mentang-mentang si baju putih badannya besar,terus main ditomplok gitu aja.. Malah itu ada yg ditomplok 2 orang sekaligus :o)


(Nah ini jangan ditiru yaa.. Kasihan itu muka temannya sudah keberatan loh :( )


(Ckckck kasian yaa dia gak boleh gabung gara-gara ngerokok)

Yaa baiklah, itu adalah beberapa contoh 'diskriminasi dalam pertemanan dan kehidupan sehari-hari' versi saya.
Maaf yaa bagi anda yang merasa mukanya ada didalam salah satu foto hehe.. See ya in next post guysss!!

Salam hangat terdahsyat! Papayy ;)
                                                  With luv,
                                                   -NAN!

Selasa, 05 November 2013

MANUSIA DAN KEINDAHAN


manusia dan keindahan


MANUSIA DAN CINTA KASIH

                                   "MAMA"

 

Jiwanya mungkin tak sempurna 

Tak selembut kapas ia berkata

Namun ucapnya tanamkan makna

Terangkan jiwa berhiaskan cinta

 

Seutas senyum bagaikan surga

Laksana kemarau bertemu telaga

Terasa damai hapuskan dahaga

Tak ada akhir baginya tuk menjaga

 

Nafasku ada karena ketulusanmu

Masih ku lakukan juga karenamu

Jiwaku ada karena perjuanganmu

Kini ku berjuang demi kebahagianmu

 

Terimakasih begitu sabar mengajariku berjalan

Memotivasi dengan mimpi yang kau tanamkan

Mengisi hari-hari penuh harapan kesuksesan

Dan untuk cara menghargai yang kau terapkan

 

Sehat selalu wahai perempuan terhebatku

Dampingiku bersinar jangan lepas genggamanmu

Lindungi aku yang terlalu sibuk wujudkan impianku

Sebanyak tarikan nafas wahai mama cintaku padamu

Selasa, 08 Oktober 2013

MASALAH SOSIAL DALAM MASYARAKAT


  Pada dasarnya setiap manusia mempunyai sifat alami untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, hal itu tentu saja tidak dapat dilepaskan dari terjadinya benturan-benturan antara norma-norma sosial dan nilai karena terbatasnya kemampuan dan sumber-sumber dari kebutuhan yang akhirnya diperebutkan. Dan jika suatu hari masyarakat merasa resah atau terganggu karena adanya perubahan unsure-unsure kebudayaan, sehingga masyarakat tidak dapat lagi memenuhi kebutuhan-kebutuhannya masing-masing, maka keresahan itulah yang disebut sebagai masalah sosial. Masalah kebutuhan sosial dapat disebabkan oleh ketidak seimbangan dalam pergaulan masyarakat, sedang masalah biologis terjadi karena masyarakat tidak mempunyai atau sumber yang dapat memenuhi kebutuhan pangan bersifat langka.
Soerjono Soekanto(1995) mengatakan, Masalah sosial adalah suatu ketidak sesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial, atau menghambat terpenuhinya keinginan-keinginan pokok warga kelompok sosial, sehingga menyebabkan rusaknya ikatan sosial.
  Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Yang dapat menjadi sumber masalah sosial yaitu seperti proses sosial dan bencana alam. Adanya masalah sosial dalam masyarakat ditetapkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan khusus seperti tokoh masyarakat, pemerintah, organisasi sosial, musyawarah masyarakat, dan lain sebagainya.
  Menurut Daldjoeni dalam Abulsyani(1994:187), masalah sosial dapat berhubungan dengan masalah alami atau pribadi. Maka secara menyeluruh, sumber penyebab masalah sosial adalah dapat dikategorikan menjadi 4 (empat) jenis faktor, yaitu :
1. Faktor Ekonomi      : Kemiskinan, pengangguran, dll.
2. Faktor Budaya        : Perceraian, kenakalan remaja, dll.
3. Faktor Biologis       : Penyakit menular, keracunan makanan, dll.
4. Faktor Psikologis   : penyakit syaraf, aliran sesat,dll.

  Adapun wujud nyata lainnya dari bentuk masalah sosial dalam masyarakat adalah prilaku disorganisasi, anomi, bahkan tak jarang terjadinya kasus bunuh diri atau gangguan kejiwaan.
  Namun seperti hal nya masalah lain, masalah sosial pun sejatinya dapat diselesaikan dengan beberapa cara, diantaranya adalah :
  • Peran Orangtua : Sebagai orangtua khususnya pemimpin keluarga, bekerja dan menghasilkan penghasilan yang nantinya dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga merupakan hal yang bersifat sangat penting, karena hal itu dapat menghindarkan keluarga dari faktor yang sangat klasik,yaitu faktor kesulitan ekonomi. selain itu orangtua juga wajib memberikan pendidikan yang layak sesuai standard-nya kepada anak dengan tidak melupakan ilmu agama sebagai pedoman. namun hal yang pertama kali harus dilakukan sebenarnya adalah dengan tidak hanya mengajarkan,tetapi terlebih dahulu menerapkan kepada diri sendiri dengan memperlihatkan kepada anak hal-hal positive yang dapat ditiru dalam diri sang orangtua.

  • Peran Golongan Tertentu : Golongan tertentu yang dimaksud adalah pribadi yang dapat memberi sumbangsih dalam mengatasi masalah sosial didaerahnya, seperti Tokoh-tokoh agama, Pengusaha, Lembaga-lembaga sosial, dll. misalnya,seorang pengusaha dapat membantu dengan memberikan modal kepada orang yang ingin membuka usaha dengan kendala modal, atau seorang tokoh agama dapat memberikan nasehat-nasehat yang dapat diterima dengan bahasa yang mudah yang dapat menciptakan kedamaian, sedang lembaga sosial pun dapat sesering mungkin melakukan riset dan penelitian dalam masyarakat dengan mencari tau perkembangan masalah sosial dan tentu saja mencari dan menerapkan solusinya dalam masyarakat.

  • Peran Pemerintah : Pemerintah dapat mendirikan lembaga khusus untuk menangani persoalan tertentu seperti, penyuluhan narkotika, pelatihan tenaga kerja, atau mungkin melakukan kegiatan yang lebih nyata dengan memberikan bantuan kepada rakyat tidak mampu, atau memberikan pendidikan sekolah secara berkala. hal ini akan menjadi program-program positive yang dapat mengatur dan memelihara tatan sosial. selain itu, Pemerintah menjadi peran yang sangat berpengaruh karena mempunyai wewenang dalam menggerakan masyarakat, dan bahkan memberikan hukuman. peran pemerintah pun akan membantu peran-peran lainnya dalam mengatasi masalah sosial. Program-progrm inipun dapat terus dijaga dengan menciptakan aturan-aturan yang bersifat tegas.





sumber referensi: 
  • organisasi.org
  • pendidikangeo.blogspot.com
  • caramaster.blogspot.com